Manifesto

Favorite Link



@18 MareT

Taukah Kamu, Apa Yang Membuat Aku Bahagia?
Bukan Uang Yang Banyak...
Bukan Pula Mobil Yang Mewah...
Tetapi Yang Membuat Aku Bahagia...
Ketika Aku Slalu Ingat Hari Ulang Tahunmu
Selamat Ulang Tahun Sayang.....
I love You....


your husband
ariek

You'll Never Walk Alone



When you walk through the storm
Hold your head up high
And don't be afraid of the dark
At the end of the storm
There's a golden sky
And the sweet silver song of the lark

Walk on, through the wind
Walk on, through the rain
Though your dreams be tossed and blown
Walk on, walk on, with hope in your heart
And you'll never walk alone
You'll never walk alone

Walk on, walk on, with hope in your heart
And you'll never walk alone
You'll never walk alone


Baca Selengkapnya » » »

Tragedi Haysel

Tgl 29 Mei 1985. Tempat: Stadion Heysel, Belgia. Kejadian menjelang partai final Champions Cup antara LFC - Juventus. Beberapa jam sebelum kick off, pihak Liverpool telah menyampaikan keprihatinan atas kondisi keamanan dalam stadion. Aparat polisi sangat sedikit dan pagar pembatas antar suporter sangat minim. Pihak panitia menepis kekhawatiran Liverpool dengan menyatakan satu tempat(Section H)telah disediakan khusus untuk penonton netral sebagai dinding hidup antara fans LFC - Juve. Inipun dikritik Liverpool dengan kekhawatiran tiket akhirnya beredar di kalangan fans LFC atau Juve. Kekhawatiran Liverpool menjadi kenyataan, Section H dipenuhi fans Juve yg berasal dari Belgia (para exptriat kaya Italy) dan dari Itali sendiri. Mayoritas dari mereka berasal dari kalangan atas yg mampu membeli tiket Section H dengan harga berlipat dari orang Belgia. Akhirnya tidak ada lagi pembatas antara kedua fans. Menjelang kick off, kedua fans mulai saling ejek, meningkat dengan saling lempar kembang api dan terus makin panas. Bahkan terdapat spanduk besar dari fans Juve yang berbunyi: "Red Animals!" situasi makin panas sampai akhirnya sekelompok kecil Liverpudlians berlari ke arah Section H. Banyak analisa menyebut hal ini sebagai bagian kultur stadion-stadion Inggris waktu itu, dimana para fans berlari ke arah pagar pembatas bila tim-nya mencetak gol (waktu itu banyak tribun di Inggris masih tribun berdiri). Fans Juve di Section H yg banyak dari kalangan menengah atas, tidak sadar samasekali atas kultur tersebut dan     akhirnya mereka panik dan berlari menghindar ke arah tembok. Dan tembok runtuh... the rest is history. 39 orang meninggal (32 Itali, 4 Belgia, 2 Prancis, 1 Irlandia). Versi lain 38 fans dari Itali dan 1 Belgia. May they all rest in peace. Heysel, the lowest day in LFC history.




Baca Selengkapnya » » »

SEJARAH LIVERPOOL FC

John Houlding tak pernah menyangka, kalau ternyata klub yang diberinya nama Liverpool F.C. bakal sukses dan melegenda. Lebih dari 100 tahun, belum ada satu pun klub Inggris yang mampu menyamai pencapaian prestasi Liverpool; Juara Liga 18 kali, juara Piala FA 7 kali, juara Piala Liga 7 kali, juara Piala Eropa 5 kali, dan juara Piala UEFA 3 kali.

Liverpool Football Club, klub sepakbola profesional yang bermarkas di daerah Merseyside, kota Liverpool, barat laut Inggris. Klub yang juga berjuluk The Reds ini berdiri pada 15 Maret 1892, didirikan oleh John Houlding. John Holding mendirikan Liverpool F.C. karena berselisih dengan klub sepakbola Everton F.C. yang ketika itu menyewa lapangan Anfield milik John Houlding. Everton enggan membayar biaya sewa stadion yang dinaikkan oleh John Holding. Everton F.C. sendiri memutuskan untuk pindah ke Goodison Park.

Pelatih pertama The Reds, John McKenna, membawa 13 pesepakbola profesional dari Skotlandia ke Liverpool. Untuk menyertai Liga Inggris, Liverpool harus bermain di Liga Lancashire terlebih dahulu. Pertandingan perdana Liverpool pada Liga Lancashire, berkesudahan dengan kemenangan 8-0 di Anfield, atas lawannya Higher Walton. Gol pertama bagi Liverpool dilesakkan oleh Malcom McVean.

Musim pertama di Liga Lancashire (1892/93), Liverpool berhasil keluar sebagai juara. Dengan ini, Liverpool berhak ikut dalam kompetisi Liga Inggris Divisi 2. Tahun pertama (1893/94) menjalani kompetisi Liga Inggris Divisi 2, Liverpool langsung meraih juara, bahkan dengan rekor tanpa kalah. Dalam pertandingan play-off, Liverpool menundukkan Newton Heath (kelak menjadi Manchester United) dengan skor 2-0, dan berhak mengikuti Liga Inggris Divisi 1 (liga tertinggi di Inggris saat itu)

Sumber : Liverpoolzone


Add to Technorati Favorites
Baca Selengkapnya » » »

TRAGEDI HILLSBOROUGH

Mengingat tragedi 15 April 1986 20 tahun lalu. Saat pertandingan Piala FA antara Liverpool versus Nottingham Forest di Stadion Hillsborough milik Sheffield Wednesday terjadi kekacauan yang menewaskan 96 Liverpudlian dan 500 orang lainya dirawat intensif di beberapa rumahsakit. Kejadian itu menjadi tragedi terbesar sepanjang sejarah sepakbola Inggris.

Stevie G. merupakan salah satu dari sekian banyak Liverpudlian yang kehilangan anggota keluarganya yaitu sepupunya, Jon Paul Gilhooley yang merupakan sepupu yang paling dekat dengan Stevie G.. Sebelum meninggal dalam tragedi itu sang sepupu menjanjikan hadiah coklat besar, makanan kesukaan Stevie G.. Kejadian ini yang menjadikan Stevie G. ingin menjadi pemain besar di kancah sepakbola Inggris.

Selain Stevie G., Paul Harrison kiper cadangan Liverpool yang sekarang di pinjamkan ke klub Wales, The New Saint juga merasakan kesedihan yang luar biasa. Dalam tragedi itu Paul Harrison yanag pada saat itu baru berusia 5 tahun harus kehilangan ayah tercinta, Gary Harrison dan pamannya, Steven Harrison.

Kini, sebuah Memorial dibangun di Anfield untuk mengenang 96 korban tewas dalam Tragedi Hillsborough. Di Memorial, di dalam logo resmi Liverpool diletakkan 2 lilin yang menyala sepanjang masa. Setiap tahun tanggal 15 April, tepat pukul 3:06 petang, klub dan para pendukung Liverpool mengadakan upacara peringatan tragedi tersebut. Sekiranya hari peringatan tersebut bertepatan dengan jadwal pertandingan Liverpool, pihak klub akan meminta jadwal pertandingan tersebut dapat ditangguhkan atau dialihkan ke hari lain.

Melihat dari kejadian itu harusnya soperter di Indonesia harus sadar diri dan mawas diri agar tidak ada kejadian yang dapat menimbulakan korban.




Add to Technorati Favorites
Baca Selengkapnya » » »

Gerrard Siap Hempaskan The Blues


Steven Gerrard akan fit dan siap memimpin anak-anak Liverpool dalam laga perempat final Liga Champion menghadapi Chelsea di Anfield, Rabu malam.

The Anfield Skipper itu sedikit ragu atas kondisi kakinya saat setelah melawan Fulham di Premier League. S Gerrard ditarik keluar setelah mengalami masalah pada pahanya. Tetapi pada sesi latihan hari Selasa pagi S Gerard tidak mengalami masalah. Melihat kondisinya yang membaik, pelatih Liverpool Rafa Benitez berharap S Gerrard dapat memimpin anak-anak Liverpool pada laga kandang Rabu malam. Kehadiran S Gerrard sangatlah penting karena dia merupakan orang di balik kebangkitan Liverpool dengan memberikan semangat dan tenaga baru buat anak-anak Liverpool. S Gerrard telah mencetak 7 gol termasuk dua gol waktu di kandang Real Madrid.

Sedangkan dilapangan tengah, Mescherano akan diistirahatkan terlebih dahulu karena baru saja bergabung setelah sebelumnya bermain di kualaifikasi Piala Dunia bersama team Nasional Argentina. Dengan ketidakhadiran Mascherano kemungkinan Xabi Alonso akan duet dengan Lucas.

Sumber : liverpool.tv
Editing by r3dsnot
Baca Selengkapnya » » »